Kedalaman Tiang Pancang

KEDALAMAN TIANG PANCANG

Tiang pancang sudah banyak kita kenal memiliki kekuatan super. Yang akan membantu kalian dalam menciptakan bangunan yang kokoh, tidak mudah retak, dan tentunya nyaman. Banyak sekali riset dan laman yang menjelaskan mengenai kelebihan dan kekurangan dari penggunaan tiang pancang. Tapi kurangnya adalah, merek tidak memperincikan salah satu informasi yang tidak kalah penting dalam membahas tiang pancang, Apa itu? Iyaps kedalaman pancang itu sendiri.

“Lhah, kedalaman kan ya tinggal seberapa panjang tiangnya tinggal disesuaikan sama panjangnya”. Eitsss, big no ya gais. Sebab untuk menentukan bagaimana dalamnya untuk memasang si tiang pancang ini membutuhkan teknik khusus. Agar bangunan yang kita hasilkan nantinya benar-benar kokoh. Maka dari itu, perencanaan dari bangunan adalah hal yang harus benar-benar kita perhatikan. Agar material-material berkualitas yang kalian beli tidak sia-sia karena salah dalam memasangnya.

Review: Hakikat Pondasi dari Tiang Pancang Sendiri

Sebelum merangkak jauh kepada kedalaman yang harus kita implementasikan untuk memasang si pancang. Maka hal yang harus kita perhatikan adalah pengertian dan peranan dari pancang sendiri. Tiang pancang memiliki fungsi untuk menyalurkan beban bangunan yang seluruhnya terjadi di dalam tanah. Ga kebayang bukan akan seberat apa? 

Maka dari itu, kedalaman tiang pancang menjadi poin terpenting agar bangunan dapat berdiri kokoh yang mana seberapa dalam? Apakah kedalamannya sesuai dengan panjang pancang atau justru setengahnya saja? Berbagai pertanyaan tersebut pasti muncul bukan di benak kalian. Karena apabila terlalu dalam bagaimana cara meraihnya dan apabila terlalu dangkal memangnya akan menjamin bangunan tersebut akan kokoh?

So, disini kita akan membahas bagaimana sih perhitungan efisiensi dari pemasangan tiang pancang ini. Agar material efektif untuk digunakan dan tidak berisiko pada kualitas bangunannya nanti. Bagaimana itu? Yuk simak paparan berikut!

Baca juga: Daya Dukung Tiang Pancang.

Menentukan Kedalaman Untuk Tiang Pancang Bangunan 

Sebuah hal yang sangat penting agar tidak salah dalam membuat perencanaan bangunan adalah dengan mempertimbangkan kedalaman untuk memasang tiang pancangnya.

  • Umumnya pancang memiliki kedalaman yang sangat beraneka ragam yaitu mulai dari 10 meter hingga 20 meter dari elevasi/ pile cap.
  • Kedalaman pancang dapat kita tentukan berdasarkan berapa muka air tanah di daerah tersebut. Karena akan berpengaruh pada lubang galian yang akan kita berlakukan. 
  • Berdasarkan riset dari penyelidikan tanah. Muka air tanah ada di kedalaman minus 8 hingga minus 10 dari permukaan tanah di daerah tersebut.
  • Yang mana untuk menghitung berapa kedalaman yang harus kontraktor lakukan adalah sejauh tersebut. Tidak hanya mempertimbangkan kedalamannya saja.
  • Namun kita harus menyesuaikan pula jarak antar tiang. Yang dapat kita tentukan sepanjang 2 tiang pancang harus berjarak minimal 0,60 meter dan maksimal 2 meter.

Begitu dekat bukan? Yaps, karena hal ini berkaitan dengan kekuatan dan kerapatan yang nantinya akan menyusun bangunan tersebut. Yaitu bertujuan agar menjadi maksimal, kokoh, dan tidak mudah bergeser karena adanya pergerakan tanah. Ketika tiang pancang yang kita gunakan adalah jenis persegi, maka ketentuan pemasangan juga akan berbeda. Yaitu minimal 1,75 x diagonal dari pancang tersebut. Sebab bentuk, ukuran, dan volume dari tiang pancang akan berpengaruh dalam kekuatan yang muncul untuk menahan beban bangunannya.

kedalaman tiang pancang
pemasangan tiang pancang

Efek Ketika Melakukan Penggalian

Begitu riskannya proses pemasangan ini otomatis berdampak pula pada areal sekitarnya. Bayangkan saja beton sebanyak itu dalam jarak yang dekat otomatis harus menggali tanah tersebut lebih dalam. Dan apabila dilakukan dengan cara yang salah justru akan membahayakan keberlangsungan bangunan yang dibangun diatasnya karena pori – pori tanah sudah merenggang. Sehingga ketika tanah mengalami pergeseran akan sangat mungkin terjadi suatu hal yaitu kerobohan bangunan.

Menakutkan bukan? Maka dari itu gangguan – gangguan dalam penggalian tersebut akan banyak muncul. Mulai dari suara kebisingan hingga seperti yang kita bahas sebelumnya yaitu getaran yang merusak struktur lain sekitarnya. Ingat? Kedalaman tiang pancang otomatis harus dikelola dengan baik dengan menggunakan alat berat pemancangan yang sesuai.

Alat Penggali dan Penyesuai Kedalaman Pancang

Karena risiko yang cukup besar, maka kontraktor jasa pancang membutuhkan alat yang matang untuk menggali tanah. Demi tercapainya kedalaman dan jarak pancang yang tepat. Terdapat dua alat yang mampu kontraktor gunakan untuk menggali tanah konstruksi. Ada apa saja itu?

  1. Hydraulic Static Pile Driver (HPSD)

Untuk menggali konstruksi yang berada di dekat area perumahan warga, maka alat yang sesuai adalah pemancangan dengan alat HSPD. Pancang Hidrolik cocok karena tidak menimbulkan suara yang terlalu bising dan getaran yang besar. Karena dalam pelaksanaan pemasangannya menggunakan sistem tenaga hidrolik sehingga tidak terlalu mengganggu aktivitas warga di sekitarnya..

  1. Drop Hammer

Alat berikutnya adalah Pancang Drop Hammer, alat yang telah memperoleh izin penggunaan oleh pemerintah dan penduduk di sekitar daerah tersebut. Karena memberikan efek kebisingan dan getaran yang sangat besar. Konstruksi seperti ini biasanya dilakukan pada jenis tanah berbatu sehingga sulit untuk digali.

Silahkan hubungi kami bila Anda membutuhkan jasa pancang.

Bagaimana? Ternyata lumayan sulit juga kan menentukan kedalaman tiang pancang sekaligus memperkirakan jarak yang tepat. Namun hal ini wajib kalian perhatikan untuk kebaikan bangunan kalian sendiri kedepannya! (Ditulis oleh jasapancang.id).

Scroll to Top